All Posts By

iman

Ketika peringatan bencana belum jadi keselamatan

Setiap kali gempa bumi mengguncang Indonesia, pertanyaan yang muncul bukan hanya seberapa besar dampak kerusakan dan korban, tetapi apakah masyarakat sempat mendapatkan peringatan ? Di sinilah kita melihat paradoks besar dalam sistem mitigasi bencana kita. Indonesia sebenarnya telah memiliki InaTEWS ( Indonesia Tsunami Early Warning System ), sebuah sistem peringatan dini bencana gempa bumi dan tsunami nasional yang dikelola oleh BMKG. Kondisi ini telah mendorong terbentuknya tradisi kesiapsiagaan nasional dan lokal melalui penggunaan sistem peringatan dini.. Sistem ini mendeteksi potensi bencana dalam waktu kurang dari 5 menit setelah gempa dan mengirimkan peringatan cepat ke lembaga terkait serta masyarakat. Ketika gempa bumi di Flores terjadi 15 Agustus 2026, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pukul 04.58 WIB dengan kekuatan magnitudo 7,7, data tersebut masuk ke sistem BMKG pada sekitar 05.03 – 05.41 WIB. Selanjutnya dalam waktu cepat, BKMG langsung memberi peringatan.

Informasi BMKG didiseminasikan melalui berbagai kanal dan media sosial. Dalam bencana Flores, BMKG juga menyampaikan arahan kepada masyarakat untuk melakukan evakuasi sesuai status wilayah dan menjauhi pantai pada wilayah tertentu. Masalah berikutnya apakah setiap orang mendengar alarm atau menerima pesan langsung di televisi atau perangkat handphone ? bagaimana pesan dari pusat mencapai mereka yang sedang berada di pantai, pasar, sekolah, kapal, atau rumah tanpa harus menunggu membuka media sosial atau aplikasi. Bahkan karakter tsunami Indonesia tidak selalu sama, dimana tsunami akibat longsoran atau aktivitas vulkanik dapat terjadi tanpa didahului gempa tektonik yang mudah terdeteksi oleh sistem konvensional.

Continue Reading

Bagaimana memahami pengadaan jasa kreatif

Sampai sekarang Pemerintah masih tergagap gagap dalam memaknai nilai pekerjaan kreatif, sehingga itu yang muncul dalam perkara kasus konten creator Amsal Sitepu. Pekerja kreatif marah karena penyidik mengganggap ide kreatif bisa memetik dari udara, sehingga dianggap gratis dan bernilai 0 rupiah. Humas Kejaksaan Agung memberikan tanggapan didepan awak media, bahwa ada ketidaksesuaian antara RAB ( Rencana Anggaran Belanja ) dengan praktek di lapangan, yakni misal dalam RAB disebutkan pemakaian drone sekian hari tapi dalam praktek jumlah harinya lebih sedikit. Tapi mereka juga melihat Amsal juga melakukan syuting tambahan karena ada revisi dari kepala desa, artinya ada tambahan hari yang tidak di charge kepada klien.

Padahal dalam dalam pekerjaan pembuatan film atau video, bisa saja pekerjaan bisa lebih cepat karena ternyata cuaca mendukung dalam proses syuting, atau para pemain bisa langsung nyetel, jadi tak perlu lama lama latihan. Selain itu pemakaian beberapa alat – termasuk drone, kamera action Go Pro, itu kadang melekat kepada unit utama. Terserah mau dipakai sehari atau setiap hari. Sebenarnya semua aspek merupakan satu kesatuan, bukan dipecah pecah seperti kita menilai komponen harga dalam pembuatan bangunan atau pembelian barang umum.

Sehingga saya ketika pertama kali masuk TVRI, saya berdebat untuk mengubah sistem tender yang ujungnya murah murahan untuk pekerjaan kreatif – panggung musik atau pembuatan iklan, dokumenter atau drama seri. Bahkan LKPP ( Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah ) dan BPK sudah memperbolehkan kita mengikuti kebiasaan yang berlaku di industri kreatif.

Team program TVRI juga pernah menghadapi pertanyaan dari auditor negara, kenapa membayar honor Iwan Fals sekian ratus juta harus melewati agency. Bukankah itu pemborosan ? Kenapa tidak langsung ke Iwan Fals. Perlu banyak penjelasan bahwa ini kebiasaan di industri ekonomi kreatif, dimana mana artis juga masuk dalam pemasaran agency. Lalu kenapa harus memakai sebuah PH dari luar untuk pekerjaan dokumenter senilai 600 juta, sementara dengan tenaga in house TVRI biaya mungkin hanya 50 juta. Lagi lagi harus menjelaskan prinsip ono rego ono rupo. Kita membutuhkan karya bagus agar konten kita dilihat orang.

Continue Reading

Perlukah kita punya gedung gedung teater

Desmonda Chatabel, demikian nama perempuan Indonesia kelahiran 1995. Dia kuliah di Royal Academy of Music in London, salah satu konservatorium musik terkemuka serta tertua di dunia. Didirikan pada tahun 1822, institusi ini secara konsisten masuk dalam peringkat teratas global untuk seni pertunjukan dan musik. Tempat ini diakui sebagai salah satu tempat terbaik di dunia untuk menempuh pendidikan musik. Kampus ini telah melahirkan banyak musisi berbakat, termasuk Sir Elton John yang pernah mendapatkan beasiswa di sana.

Tak banyak yang tahu, kalau Desmonda adalah orang Indonesia pertama yang menjadi pemain utama di panggung panggung teater drama musikal di London. Dia telah terlibat dalam Miss Saigon, Mamma Mia. Dia juga memainkan peran Princess Jasmine di Aladin, Lady Eurydice di Hadestown dan saat ini juga telibat dalam Rosie : A New Musical.

Tidak mudah bagi Desmonda bisa mendapatkan posisi seperti sekarang dan tentu saja ia sudah memutuskan menjadi warga London agar bisa lebih mudah menjalankan profesinya sebagai pemain teater.

Gubernur Ali Sadikin pernah mengatakan sebuah kota dinilai berbudaya dengan melihat jumlah museum yang dimiliki. Mungkin sekarang saya bisa mengubah pernyataan mantan Gubernur Jakarta itu dengan mengatakan sebuah kota dinilai berbudaya dengan seberapa banyak kota itu memilki jumlah teater. Bayangkan London dengan jumlah penduduk 9 juta orang memiliki 266 gedung teater, dengan sentra utama di Kawasan West End yang memiliki 40 gedung teater.

Continue Reading

Tentang London

Jika kita berjalan menyusuri London, mungkin satu dari orang yang kita temui bukan warga asli Inggris. Ini tidak salah, dalam sensus 2021, warga asli Inggris di London hanya 58 %. Sisanya warga luar dari Afrika, Asia, Turki, Spanyol sampai Eropa Timur, dan 41 % dari warga tersebut, bukan lahir di Inggris. ini menunjukkan bahwa London adalah salah satu kota paling kosmopolitan di dunia dengan perpaduan keragaman budaya yang kaya.Jadi ketika kita mengembar gemborkan sebagai negara multi kultur, sebenarnya Inggris sudah merefleksikan hal yang sama.

Bahkan Inggris bisa lebih dalam lagi ketika pemimpin negeri mereka bisa diemban oleh etnis minoritas dan beragama non Kristen. Dalam sebuah perjalanan menggunakan transportasi tube bawah tanah, selain Bahasa Inggris kita mendengarkan ada yang bercakap cakap dalam Bahasa Hindi, Spanyol, Mandarin, Arab, Slavi bermacam macam.

Mungkin ini yang membuat PM Harold Macmillan dari Inggris terpukau ketika mendengarkan pidato Bung Karno di PBB tahun 1960 “ To Build the World Anew “ dimana Indonesia menawarkan Pancasila untuk tatanan kehidupan dunia yang harmonis. Setelah pidato itu, ia mendatangi hotel Waldorf Astoria tempat Bung Karno menginap untuk menggali lebih jauh tentang konsep harmoni untuk negeri multi etnis.

Continue Reading

Media negara dan kedaulatan komunikasi

Dalam sebuah talkshow Menyongsong Indonesia Maju di TVRI Sumatera Selatan belum lama ini, anggota DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyampaikan sebuah pemantik diskusi tentang penggabungan RRI, TVRI dan Antara menjadi sebuah institusi media negara komunikatif, efisien dan efektif, dengan rujukan BBC ( British Broadcasting Corporation ) di Inggris yang menjadi salah satu sumber terpercaya dalam pencarian informasi.

Sebenarnya wacana penggabungan RRI dan TVRI sudah masuk dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Radio Televisi Republik Indonesia (RTRI) yang menjadi usul inisiatif DPR sejak tahun 2012, dan pada 2015 masuk dalam daftar Prioritas Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI Periode 2014-2019. Tapi sampai hari ini pembahasan masih berjalan di tempat, sedangkan perhatian publik atas proses pembahasannya nyaris tidak ada. Namun sekarang ide inovasi penggabungan itu kelak juga menyasar ke kantor berita LKBN Antara yang juga dilebur menjadi satu.

Indonesia sudah ketinggalan jika dibanding negara negara lain, dimana kita masih memaknai penyiaran sebagai metode penyiaran teresterial melalui pemancar TV atau Radio saja. Sementara jika kita melihat di luar, broadcasting menjadi salah satu elemen multiplatform yang terintegrasi dalam konvergensi media. Semua ini menyatukan 3 C – Computing, Communication, dan Content yang menyatukan aspek informasi komputer, jejaring telekomunikasi, dan penyedia konten ( termasuk televisi, penerbit berita, radio, musik, film, dan hiburan ).

Untuk itu penggabungan Televisi, Radio dan Internet sekaligus merupakan sebuah keniscayaan seperti banyak negara negara lain yang memiliki PSM atau Public Service Media yang beberapa diantaranya sekaligus menjadi menjadi media negara seperti BBC Inggris, DW (Deutsche Well) Jerman, TRT (Türkiye Radyo ve Televizyon Kurumu ) Turki atau RTTL (Radio-Televisão Timor Leste) Timor Leste.

Continue Reading

Peran TVRI dalam Penyiaran Nasional

Keberadaan televisi di era internet ini akhirnya terganggu – disrupted – oleh kehadiran media baru dimana mengubah pola masyarakat menonton televisi. Penonton tidak sepenuhnya terpaku oleh jam siaran dan waktu siaran. Di era internet orang bisa menonton TV kapan saja, dimana saja dan yang lebih penting adalah topik apa yang digemari. Abrahamson (2017) dalam tulisannya berjudul Social Media Is the New Television memaparkan bahwa saat ini media sosial menjadi televisi baru bagi khalayaknya khususnya kaum muda. Menurutnya, kaum muda sudah mulai menjauhi layar televisi. Perhatian penonton, papar Abrahamson semakin menjauhi layar televisi dan terus bergerak menuju perangkat seluler dan media sosial.

Mengutip Insight Tubular, 87% generasi muda di Amerika menggunakan smartphone dan 92% dari mereka menjelajah di perangkat lain saat menonton program TV. Mereka sering menggunakan perangkat layar kedua untuk menghabiskan waktu di jejaring sosial, mengobrol tentang konten yang mereka tonton atau terlibat dengan konten yang berbeda.

Teknologi internet ikut mempengaruhi terhadap perkembangan pertelevisian baik di tingkat nasional maupun global. Aspek positif penerapan teknologi Internet sangat membantu dalam aspek televisi sebagai fungsi informasi. Dalam produksi berita atau informasi, khalayak sangat diuntungkan karena segala informasi dapat disajikan dengan sangat cepat dan aktual. Berkat teknologi streaming, sebuah siaran tidak dibatasi lagi oleh sekat-sekat kewilayahaan.

Pada bagian tertentu teknologi baru ini berdampak secara positif, tetapi juga berdampak negatif kepada bisnis TV yang semakin tertekan dengan kehadiran streaming online. Banyaknya penyediaan konten yang tersedia secara online membuat audiens lebih cenderung untuk menonton melalui internet. Audiens merasa sudah tidak memerlukan TV untuk mencari informasi dan hiburan. Dengan demikian, mengubah lanskap cara menonton konten dan menyebabkan penurunan jumlah pemirsa yang menonton tayangan langsung di TV. Data Nielsen mencatat penonton siaran TV berkurang 5,4 % setiap tahun sementara disisi sebaliknya, tingkat penayangan streaming online semakin meningkat.

Data dari Asia Magnite, mengatakan bahwa 88% dari pengguna di Indonesia, atau sekitar 197 juta orang menggunakan open internet, dan terlibat dalam beragam aktivitas seperti streaming video, game, musik, serta membaca berita digital setidaknya dua kali dalam seminggu. Dalam fenomena ini maka industri TV tidak bisa mengabaikan terjadinya perubahan pola menonton audiens yang semakin bergeser ke TV terkoneksi internet. Ini membuat anggaran media untuk dialokasikan ke saluran digital dengan TV terkoneksi internet juga terus semakin membesar.

Continue Reading

Selamat Datang Bapa Paus

Dalam rapat lintas Kementerian dan Lembaga untuk menyambut kedatangan Paus Fransiskus di Hotel Borobudur disebutkan bahwa Vatikan meminta Toyota Inova dan menolak Mercedes yang disediakan Pemerintah Indonesia. Pak Suparman, Dirjen Bimas Katolik yang duduk disebelah saya berbisik, “ Supir Paus akan dilatih paspampres selama seminggu untuk membiasakan mengemudikan Toyota Innova dan sekaligus mengenal jalan jalan Jakarta “.

Ini memang bukan hal luar biasa, karena setelah ditahbiskan menjadi pemimpin umat Katolik sedunia. Ia menolak memakai mobil dinas jenis BMW dan Mercedes yang digunakan pendahulunya, ia justru memilih menggunakan mobil bekas jenis Renault keluaran tahun 1984.

Kardinal Bergoglio yang berasal dari Argentina itu kemudian memilih Fransiskus sebagai nama regnalnya. Nama kepausan itu diambil dari Fransiskus dari Asisi. Santo Fransiskus adalah salah satu tokoh yang paling dihormati dalam Katolik karena kerendahan hatinya serta semangat pengabdian pada kaum papa.

Selama berabad-abad, paus hanya membasuh kaki pria sebelum Jumat Agung. Namun Paus mendobrak tradisi itu. Ia membasuh dan mencium kaki salah satu narapidana perempuan di penjara di Casal del Marmo, Roma, Italia, Kamis, 28 Maret 2013. Tahanan itu seorang muslim Serbia yang tengah menjalani proses hukuman di Italia.

Continue Reading

Melawan Ekspor Paksa

Hasil putusan sidang di Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO ) menyatakan Indonesia melanggar ketentuan WTO terkait dengan kebijakan larangan ekspor dan hilirisasi biji nikel dalam negeri. Indonesia dianggap melanggar ketentuan WTO Pasal XI.1 GATT 1994 dalam sengketa yang terdaftar pada dispute settlement (DS) 592.

Terkait Indonesia yang kalah gugatan di WTO, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyatakan Pemerintah akan melakukan banding atas putusan tersebut. Dengan tegas Jokowi melihat Indonesia memiliki potensi keuntungan yang besar dalam hal menciptakan produk turunan produksi baterai kendaraan listrik. Semua ini akan membawa nilai tambah pemasukan negara yang sebelumnya Indonesia hanya mendapatkan Rp 19 – 20 triliun per tahun dari ekspor nikel mentah. Namun, setelah dilakukan hilirisasi, nilai ekspor Nikel melonjak tajam menjadi Rp 300 triliun per tahun.

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah tak akan menyerah begitu saja. Dia pun membandingkan langkah Uni Eropa tersebut dengan era penjajahan Belanda yang menerapkan sistem tanam paksa.
“Hati-hati. Dulu zaman VOC, zaman kompeni, itu ada yang namanya kerja paksa, ada yang namanya tanam paksa. Zaman modern ini muncul lagi, ekspor paksa. Ekspor paksa. Kita dipaksa untuk ekspor,” kata Jokowi dalam sambutannya pada CEO Forum XIII bertajuk ‘Tantangan dan Langkah Percepatan Pemulihan 2023’ di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Perlawanan Jokowi ini mengingatkan Bung Karno yang menolak eksplorasi habis habisan sumber daya mineral Indonesia oleh bangsa asing. “ Biarlah kita menunggu sampai Indonesia memiliki insinyur insinyur sendiri “, begitu katanya kepada Waperdam Chaerul Saleh yang mendesak agar daerah konsensi di perluas, artinya ia memikirkan bahwa hasil tambang ini semestinya dinikmati rakyat Indonesia sendiri.

Continue Reading

Bung Karno & TVRI

Ide tentang siaran Televisi sudah dipikirkan Bung Karno sebelum Pemilu tahun 1955. Hanya saja situasi politik saat itu masih belum mengijinkan pembentukan televisi nasional dan proyek itu masih dianggap terlalu mahal, sehingga harus ditunda. Tapi menjelang perhelatan Asian Games IV tahun 1962, mantan Menteri Olahraga Maladi mengingatkan kembali Bung Karno tentang pentingnya kehadiran televisi. Maladi percaya bahwa siaran olahraga melalui televisi akan membangkitkan nasionalisme dan kebanggaan bangsa yang sempat dikacaukan berbagai gejolak pada awal kemerdekaan Indonesia.

Bung Karno saat itu melihat tidak ada masalah dengan pendanaan karena Indonesia memilki dana pampasan perang dari Jepang. Dengan televisi, masyarakat di pelosok tanah air tak cuma mendengar suara tapi bisa melihat bagaimana para atlet Indonesua berjuang di pentas olahraga terbesar Asia itu.

Bung Karno yang sudah keliling dunia tentu paham bagaimana peran televisi, sebagai sebuah sarana untuk menunjukan kebesaran bangsa Indonesia ke dunia. Bung Karno menggambarkan televisi sebagai alat untuk pembangunan bangsa, revolusi, dan pembentukan manusia sosialis Indonesia.

Pada 23 Oktober 1961, Bung Karno mengirimkan telegram dari Wina kepada Maladi. Isinya, memerintahkan kepada mantan kiper nasional yang dipercaya menjadi Menteri Penerangan untuk mendirikan stasiun televisi di Indonesia. Dalam telegramnya, Sukarno memutuskan agar proses pembangunan diserahkan kepada Nippon Electric Company (NEC).

Continue Reading

Tentang Lockdown

Definition of lockdown. 1 : the confinement of prisoners to their cells for all or most of the day as a temporary security measure. 2 : an emergency measure or condition in which people are temporarily prevented from entering or leaving a restricted area or building (such as a school) during a threat of danger.

Lockdown tiba tiba menjadi istilah yang ramai diperbincangkan saat pandemik Covid 19 menjadi hantu yang menakutkan di seluruh dunia. Banyak orang di Indonesia meminta agar Pemerintah melakukan lockdown sebagaimana yang dilakukan di beberapa negara seperti Cina dan Italy untuk mencegah penyebaran virus.

Para pemimpin Cina tampaknya berusaha menutupi ketika virus mulai terkuak secara luas awal tahun ini. Pihak berwenang pada awalnya memberangus dokter dokter yang berusaha memperingatkan masyarakat umum tentang virus baru yang mematikan itu. Tanpa adanya keterbukaan justru membuat penularan semakin menyebar. Sejak itu, Beijing mulai membalikkan secara agresif. Kampanye relasi publik yang digambarkan oleh pemimpin Cina Xi Jinping sebagai perang rakyat,  menggabungkan ilmu pengetahuan dengan teknik-teknik Maois sebelumnya.

Ketika penguasa memerintahkan lockdown kota Wuhan pada tanggal 23 Januari jam 2 pagi, maka banyak warga seketika menyerbu toko toko serba 24 jam untuk mengumpulkan bahan makanan yang bisa dibeli.  Ada juga yang mencoba kabur dengan kendaraan ke kota lain saat dini hari. Semakin pagi, situasi kota sudah terkunci ketika seluruh moda transportasi – bus, kereta, pesawat dan kendaraan pribadi dilarang beroperasi.  Selain itu aparat berjaga jaga di pintu tol atau perbatasan kota mencegah siapapun masuk atau keluar.  Pasukan militer menjaga kompleks perumahan dan melarang isi rumah untuk keluar rumah.

Continue Reading

Sang Raksasa muda, Indonesia

Sekitar 60 bocah berkumpul di bantaran sungai yang berumput di dataran tinggi Sumatra, tak jauh dari BukitTinggi. Mereka berjejer dalam satu barisan panjang yang berawal dari lokasi penggalian di sisi sebuah bukit. Mereka memindahkan bebatuan dari satu orang ke orang berikutnya, menumpuk bebatuan tersebut di samping gubuk beratap seng yang tak berdinding dan berlantai. Bocah – bocah itu berkumpul setiap akhir pekan selama dua bulan terakhir untuk membangun sekolah mereka dan akan terus melanjutkannya selama satu tahun hingga selesai. “Di Indonesia”, kata salah seorang guru mereka, “kami menyebutnya gotong royong, bahu membahu untuk menolong sesama”.

Indonesia, sebuah bangsa yang baru berusia 10 tahun, sangat menggantungkan diri pada semangat gotong royong dalam upayanya bertahan hidup. Dengan populasi yang menduduki urutan keenam terbesar di dunia dan berpotensi menjadi salah satu negara terkuat di Timur Jauh, republik yang belia ini masih tertatih tatih akibat ekonomi yang karut marut dan kemelut politik yang diwariskan oleh satu dekade agresi mantan penjajah, revolusi, dan perang saudara. Namun kini Indonesia tengah menegakkan tubuhnya, berupaya menangani masalah-masalah yang paling mendesak – khususnya pendidikan – dan “saling membantu satu sama lain” untuk menuju kedewasaan. Lebih dari 16.000 kilometer panjang dan lebar kepulauan tersebu dijelajahi untuk menyaksikan Indonesia bekerja keras demi sebuah proyek besar pembaharuan bangsa.

Masyarakat di republik yang baru ini masih berupaya mengenali negaranya sendiri serta saling membandingkan perilaku dan aspirasi antar daerah dalam setiap kesempatan. Ini bukanlah tugas yang mudah. Bangsa Indonesia terdiri dari 79 juta jiwa yang berbicara dalam 2.000 bahasa daerah dan hidup berkelompok di ribuan pulau yang tersebar di khatulistiwa. Namun beberapa karakteristik nampak sama jelasnya di berbagai daerah di kepulauan tersebut. Masyarakat Indonesia sangat ramah, sangat sopan, sangat bersih – dan tidak terburu – buru. Di setiap daerah, siapapun bias merasakan energi anak muda yang berlebih. Bertubuh lentur dengan proporsi yang baik dan berotot, mereka berjalan dengan kepala tegak, bangga, dan melangkah selincah penari – kenyataannya, sebagian besar diantara mereka dapat menari. Jarang sekali mereka meninggikan nada bicara kecuali ketika tertawa dan tampak tidak pernah marah. Namun jika mereka benar – benar mengamuk, waspadalah “Amok” alias mengamuk adalah istilah yang berasal dari wilayah ini.

Continue Reading

Mengenal Kuba

Terik matahari menyengat begitu menjejakkan kaki di terminal kedatangan Bandara Jose Marti, Havana yang sepintas seperti bangunan tua Halim Perdana Kusumah. Udara panas yang menyentuh 38 derajat Celcius tak menghalangi antusias yang meluap luap karena akhirnya bisa mengunjungi negara Kuba.

Negara yang terletak di kawasan Karibia ini terasa akrab bagi karena hubungan sejarah kedua negara, terutama periode perang dingin. Gambar gambar keakraban Bung Karno dan Fidel Castro banyak memenuhi literatur sejarah. Bahkan Bung Karno adalah kepala negara pertama yang mengunjungi Kuba pada tahun 1960 sejak Fidel Castro menggulingkan Rezim Batista yang tiran dan didukung Amerika.

Perjalanan memasuki Ibu kota Havana, kita melihat dominasi bangunan dan rumah tua yang mengesankan negeri yang terbelakang. Jalanan sepi dengan mobil yang tak terlalu banyak, sehingga hampir tak pernah ada kemacetan. Beberapa warga tampak antri di pinggir jalan menunggu kendaraan umum. Perjalanan tak sampai 45 menit sudah memasuki pusat kota yang terbagi dua antara Old Havana dan New Havana.

Khususnya bagian Old Havana memang tidak banyak mengalami perubahan sejak dulu hingga saat ini. Sementara bagian New Havana mulai tumbuh dengan munculnya beberapa gedung baru seperti perkantoran atau Hotel. Namun menurut penuturan warga, secara umum tidak banyak yang berubah sejak era Batista.

Old Havana merupakan bagian dari sejarah panjang sejak era Spanyol di Kuba. Bangunan bangunan tua eksotis masih berdiri tegak dan menjadi denyut nadi kehidupan warga Havana. Fidel Castro tidak membangun atau mengubah struktur lingkungan dan arsitek di kawasan kota. Walau beberapa tempat terkesan kumuh, karena penduduk Kuba umumnya berada dalam garis kemiskinan, namun kawasan ini menjadi obyek wisata yang paling sering dikunjungi turis mancanegara.

Para penduduk menyewakan rumahnya untuk wisatawan yang ingin bermalam. Turis turis berjalan dengan nyaman dan aman, karena angka kriminal sangat rendah disini. Ada pameo di Kuba bahwa orang lebih takut dengan penjara daripada neraka. Beberapa polisi terlihat berjaga jaga di pojokan. Memang turisme menjadi sumber pendapatan utama setelah ambruknya Uni Sovyet yang menjadi penyokong utama perekonomian Kuba. Dengan embargo ekonomi dari Amerika saja, jumlah turis yang datang bisa mencapai 4 juta orang pertahun.

Continue Reading